Senin, 29 April 2013

APAKAH HIDUP KITA INI SEPENUHNYA TAKDIR MUTLAK DARI ALLAH???

Takdir itu mutlak atau tidak?? Mutlak dari Allah atau kita sendirikah yang menentukannya??


Permasalahan            :
Saat ini teolog pecah menjadi dua golongan yakni kehendak bebas (qadar, qadariah, indeterminisme), dan kehendak mutlak (jabr, jabarriyah, determinisme). Diantara dua golongan tersebut, manakah yang benar? Oke, marilah kita sedikit berpikir :')

Pembahasan              :
Kehendak Bebas (Indeterminisme)
Melihat situasi seperti apa yang telah dipermasalahkan diatas, saya berpandangan bahwa segala yang terjadi didunia ini adalah takdir yang berasal dari ALLAH. Karena semua kejadian pasti ada sebab dan akibatnya. Semua argumentasi dan persepsi orang-orang tentang takdir tergantung pada cara sudut pandang masing-masing. Sedangkan tulisan ini mengarah pada cara pandang saya melihat kedua masalah ini. Pandangan saya membenarkan bahwa semua ini terjadi karena kehendak bebas. tetapi tetap menyadari bahwa semuanya berasal dan kembali pada kuasa dan takdir ALLAH.
Bicara mengenai takdir, itu tergantung pada kondisi seperti apa kita berdiri. Apakah dalam kehendak bebas (qodariah) atau takdir mutlak (jabarriyah), atau mungkin kita mempunyai banyak takdir. Semuanya itu kembali pada kita yang menjalani hidup ini. Kita sendiri yang berusaha untuk memilih satu diantaranya.
Pada dasarnya segala sesuatu yang terjadi di alam ini ada dalam pengawasan Allah. Karena segala yang ada di alam ini adalah berasal dari ALLAH. DIA yang menyebabkan adanya alam semesta beserta isinya. Sehingga akibatnya semua yang ada di alam ini ada. ALLAH turut serta dalam aktivitas manusia, segala yang dilakukan manusia berada dalam penglihatannya. Karena ALLAH Maha Segalanya, termasuk Maha Mengetahui kegiatan serta takdir manusia.
 Untuk jodoh dan kematian, menurut saya mungkin ini sebagai takdir yang mutlak. Seperti jodoh, kita telah ditentukan siapa tulang rusuk kita, dan itu tidak akan tertukar dengan yang lain. Sama halnya dengan kematian,  itu sendiri tidak akan maju atau mundur sedetikpun. Semua orang akan mempunyai batas waktunya masing-masing.
Sedangkan mengenai takdir kita tentang kesuksesan, karir, dan lain-lain di dunia ini adalah kehendak bebas. ALLAH telah menetapkan nasib dan takdir seseorang, tetapi manusia tetap dituntut untuk berupaya semaksimal mungkin untuk merubah keadaan dan kondisiya.  Perubahan itu bisa di upayakan atas kuasa Ilahi dan ridlo dari-Nya, meski nasib dan suratan takdir telah tertulis.
Dari pembahasan di atas, saya mengambil kesimpulan bahwa manusia sudah ditetapkan suratan takdirnya. Tetapi manusia tetap dituntut untuk berupaya seoptimal mungkin untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik lagi. Mencapai kehidupan yang baik di dunia maupaun di akhirat dengan seimbang tanpa melupakan sisi pasrah dan tawakal manusia terhadap Penciptanya.

Kamis, 28 Maret 2013

CINTA ADA KARENA BERBEDA


Senja di pulau sendu,
Aku sandarkan bahu pada sebuah pohon nestapa,
Teringat saat kau datang dengan sejuta perbedaan,
Seraya tersenyum kau ulurkan tanganmu yang sulit untuk ku genggam..

Itulah syair yang saat ini berputar-putar dibenakku :-) Jika orang berkata cinta itu bikin sakit, pahit, dan apalah itu. Bagiku cinta itu proses, dan proses itu karena adanya perbedaan yang menyebalkan, tapi menyebalkan itu indah hahaha :-D
Banyak tafsir tentang cinta. Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Sedangkan dalam konteks filosofis, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Bagiku semua tafsir itu menarik dan hampir tak ada perbedaan. Semuanya sama bahkan terkesan menyelaraskan.
Dan cinta menurutku adalah sebuah perbedaan bukan persamaan. Dari perbedaan kita akan mengerti sebuah toleransi, saling mengerti dan memahami. Tujuan kita berbeda adalah untuk menyatukan. Dan perbedaan itu indah jika kita menemukan persamaannya. Lain halnya dengan persamaan, akan hancur jika kita mengerti perbedaannya.
Semakin menarik saat aku bertanya arti cinta. Anak kecil jika ditanya apa itu cinta? dengan lantang mereka menjawab "cinta itu adalah pacaran". Sedangkan para remaja menjawab, "cinta adalah saat aku memilikinya". Lalu mahasiswa berpendapat, "cinta adalah jika aku maka kamu". Berbeda dengan orang tua yang mengatakan, "cinta adalah ketika sepasang insan bersama hingga penghujung usia". Cinta memiliki makna yang berbeda disetiap usia. Namun semuanya itu berahir pada satu kata, yaitu KEBAHAGIAAN :-)
Aku mengenal cinta dari sebuah perbedaan. Dari mulai perbedaan prinsip, perbedaan keyakinan, perbedaan umur, perbedaan sudut pandang, dan lain-lainnya. Secara tidak langsung, semua itu membuatku untuk berpikir. Sesungguhnya berbeda itu menarik. Seandainya saja semua yang ada di dunia ini sama, sudah pasti tak akan ada tokoh-tokoh besar dengan pemikirannya yang mengguncang dunia. Allah saja menciptakan mahluknya dengan berbeda-beda. dari sinilah aku mulai mengerti bahwa perbedaan itu bukan kendala untuk menyatukan diri dengan yang lain.
Mereka yang berkata bahwa berbeda itu adalah kendala yang menghambat suatu proses untuk bersatu. Mungkin mereka adalah orang-orang yang kurang pandai membaca keadaan dalan hidupnya. Sebaik-baiknya manusia adalah dia yang pintar membaca keadaan. Perbedaan seharusnya bukan menjadi musuh, namun harus kita cari persamaannya. Karena persamaan dari perbedaan itu akan berakhir indah.
Itulah cinta menurut pandanganku. Cinta ada karena berbeda hahaha. Bersikap baiklah terhadap perbedaan. pintar-pintarlah dalan menyatukan sebuah perbedaan. Kalian yang berhasil dan bahagia adalah yang mampu bijak terhadap perbedaan yang ada. Semoga pesan moral yang tersirat dari tulisan ini dapat kalian ambil hikmahnya. okeh kawan, tetap semangat_^